Sungguh aneh dan penuh keironisan negara Pancasila ini yang di huni oleh penduduk yang sebagian besar Muslim. Seorang tukang es cendol, mengenakan kaos ISIS malah di tangkap, kemudian ada kontroversi baru, Puteri Indonesia mengenakan kaos Komunis bahkan di berikan pembelaan bukan hukuman.
Justru seluruh rakyat Indonesia tahu, bahkan dalam sejarah tercatat akan kekejian dan pembunuhan yang di lakukan Orang Partai Komunis Indonesia (PKI).
Tetapi dunia terbalik, hal yang di lakukan oleh Anindya Sang Putri Indonesia pendapakan perlakuan yang berbeda di banding Ade Puji Kusmanto, warga Brebes, Jateng.
Tetapi dunia terbalik, hal yang di lakukan oleh Anindya Sang Putri Indonesia pendapakan perlakuan yang berbeda di banding Ade Puji Kusmanto, warga Brebes, Jateng.
Tukang es cendol, Ade ini tertangkap perihal mengenakan kaos yang bertuliskan simbol dari Daulah Khilafah Islamiyyah "ISIS", yang sudah menjadi negara.
":Sebelumnya telah saya beritahu kepada pihak Menag, beberapa waktu lalu, ada warga yang mengenakan pakaian ISIS, namun itu adalah sebuah hukum tetap yang menjadi sebuah referensi untuk melakukan penangkapan bagi warga yang mengenakan atribut tersebut." Ujar Ustadz Alfian dikutip dari Panjimas, hari Rabu(25/02/2015). kemarin.
":Sebelumnya telah saya beritahu kepada pihak Menag, beberapa waktu lalu, ada warga yang mengenakan pakaian ISIS, namun itu adalah sebuah hukum tetap yang menjadi sebuah referensi untuk melakukan penangkapan bagi warga yang mengenakan atribut tersebut." Ujar Ustadz Alfian dikutip dari Panjimas, hari Rabu(25/02/2015). kemarin.
Menurut Ustadz ini, semua orang di mata hukum sama, apakah mereka orang atas ataupun orang yang bawah, harus di berikan sanksi yang sama jika melakukan kesalahan itu.
"Di sisi lain, public figur, yang mengenakan atribut dari Komunis atau hal yang sangat tabu dan terlarang, bahkan di berikan pembelaan, dengan alasan untuk sekedar memberikan apresiasi dan senang-senang saja, lihat ini, tukang es cendol dan kelapa saja di tangkap oleh aparat" Ujar Ustadz Alfian
"Di sisi lain, public figur, yang mengenakan atribut dari Komunis atau hal yang sangat tabu dan terlarang, bahkan di berikan pembelaan, dengan alasan untuk sekedar memberikan apresiasi dan senang-senang saja, lihat ini, tukang es cendol dan kelapa saja di tangkap oleh aparat" Ujar Ustadz Alfian
Menurut beliau, hal ini dilakukan bukan karena hanya ingin senang atau apa, tetapi karena ada sesuatu hal yang tertentu atau tujuan mengapa hal itu di tampakkan.
Menurut Ustadz Alfian, hal ini dilakukan lantaran kemungkinan komunisme di Indonesia masih eksis,makanya hal itu di lakukan agar unsur dari mereka yang tabu dapat menjadi layak di tampilkan di hadapan publik.

Mungkin karens indonesia adalah antek amerika dan yahudi.
ReplyDelete