Pada suatu ketika semasa hidup dari Nabi kita Muhammad Sallallahu Alihi Wasallam, di kisahkan dari Ummu Salamah selalu mendengar Rasulullah berdoa, setelah beliau( Muhammad ) mendirikan salat subuh, beliau selalu berdoa untuk meminta ilmu pengetahuan yang baik dan berguna, serta meminta kelancaran rezeki maupun diterimanya segala pahala dari amalan yang di kerjakan ( HR. Ash-Shagr )
Beliau juga senantiasa berdoa kepada Allah agar di lindungi dari kemiskinan, kefakiran, maupun keburukan/kehinaan. Maka dari itu kita senantiasa mengikuti tuntunan doa yang di ucapkan Rasullah, agar segala urusan dan halangan kita di selesaikan dan di mudahkan oleh Allah Swt.
Maka dari itu Nabi selalu mengajarkan kepada kita semua untuk berdoa hanya kepada Allah, dan tidak berdoa kepada yang lain selain Allah, agar di hindarkan dari segala keburukan yang kapan saja bisa menimpa diri kita sendiri, bahkan pada detik para pembaca budiman ini sebagai sebuah perumpamaan, beberapa menit kedepan kita tidak bisa menjamin diri kita akan terjadi apa nantinya, begitupula sang penulis yang sama-sama masih lebih banyak kesalahan yang di lakukan, Pernah suatu riwayat sahabat sekaligus sepupu nabi Ali Ibnu Thalib di datangi oleh seseorang yang dalam kesusahan, kemudian orang tersebut meminta pertolongan kepada Ia sang khalifah ke 4.
Ali kemudian menawarkan sebuah doa kepada orang tersebut, doa yang di ajarkan oleh Rasulullah, walaupun utang menumpuk setinggi gunung, maka niscaya Allah akan melunasinya, maka orang tersebut mengiyakan tawaran dari Ali, dan berikutlah isi dari doa tersebut
“Ya Allah cukupilah saya dengan yang Engkau halalkan dari yang Engkau haramkan. Dan cukupkan saya dengan karunia-Mu dari selain dari-Mu,” (HR. Ahmad).
Seperti itulah doa yang di ajarkan oleh Rasulullah perihal kesusahan dalam menghadapi utang, pasalnya orang tersebut memiliki utang kepada orang lain, dan terlambat dalam mengembalikannya atau sudah jatuh tempo, maka dari itu Ia meminta tolong kepada Ali, dan Ali pun mengajarkan doa tersebut, dan memberitahukan kepada orang tersebut, sesungguhnya hal ini merupakan doa yang harus engkau panjatkan, dan jangan bergantung kepada manusia, justru ketergantungan yang kita miliki itu hanya kepada Allah
Kepada Allah kita meminta perlindungan, pertolongan, bersandar, dan kepada Allah lah kita kembali.
Pembaca yang budiman, jika anda benar-benar peduli kepada sesama saudara kita muslim dan muslimah dalam kesulitan maka silahkan nak share artikel ini, karena bagi penulis sendiri ini sangat berarti, ini pembelajaran yang sangat besar yang dapat kita peroleh. Menyebarkan ajaran Rasulullah walaupun hanya sebagian kecil merupakan pahala yang sangat besar di sisi Allah, yang penting semata-mata karena Allah, dan ikhlas untuk menyebarkannya.
Aamiin
Wallahualam bissowwab
Kepada Allah kita meminta perlindungan, pertolongan, bersandar, dan kepada Allah lah kita kembali.
Pembaca yang budiman, jika anda benar-benar peduli kepada sesama saudara kita muslim dan muslimah dalam kesulitan maka silahkan nak share artikel ini, karena bagi penulis sendiri ini sangat berarti, ini pembelajaran yang sangat besar yang dapat kita peroleh. Menyebarkan ajaran Rasulullah walaupun hanya sebagian kecil merupakan pahala yang sangat besar di sisi Allah, yang penting semata-mata karena Allah, dan ikhlas untuk menyebarkannya.
Aamiin
Wallahualam bissowwab
0 Response to "Risau Karena Utang Menumpuk? Allah Akan Melunasinya"
Post a Comment